Minyak Sacha Inchi – Superfood Baru yang Kaya Omega-3, 6, dan 9

Minyak Sacha Inchi, diekstrak dari biji tanaman Sacha Inchi, merupakan superfood nabati kaya omega-3, 6, dan 9. Minyak ini menawarkan manfaat kesehatan luar biasa, termasuk memperbaiki profil lipid, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan kesehatan kulit. Dengan rasio ideal omega-3\:omega-6 1:1 dan kandungan antioksidan tinggi, Sacha Inchi dianggap lebih unggul dibanding minyak ikan dan minyak nabati lainnya dalam mendukung kesehatan jantung dan mengurangi peradangan. Tanaman ini juga berkelanjutan dan serbaguna dalam penggunaannya.

Sumber; Kordel.co , terjemahkan : Ahmad zahir

4/9/20254 min read

Minyak Sacha Inchi – Superfood Baru yang Kaya Omega-3, 6, dan 9
Minyak sacha inchi dengan cepat menjadi populer sebagai alternatif berbasis nabati pengganti suplemen minyak ikan. Diekstrak dari biji tanaman sacha inchi, minyak ini menawarkan profil omega 3, 6, dan 9 yang kuat dalam kemasan yang berkelanjutan dan serbaguna. Kepopulerannya yang semakin meningkat sangat layak mengingat potensi manfaat kesehatannya serta keunggulan lingkungan dibandingkan minyak ikan.

Minyak sacha inchi memiliki profil nutrisi yang mengesankan, mengandung 20 kali lebih banyak asam lemak omega dibandingkan minyak ikan konvensional. Minyak ini sangat kaya akan asam lemak omega-3, 6, dan 9, serta memberikan:

  • Kandungan omega-3 (ALA) yang tinggi: 48%

  • Rasio omega-3 terhadap omega-6 yang ideal: 1:1

  • Kandungan omega-9 (asam oleat) yang signifikan

Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi potensi luar biasa dari Minyak Sacha Inchi dan menjelaskan bagaimana ia bisa menjadi superfood favorit Anda yang baru.

Dasar-Dasar Sacha Inchi

Sacha Inchi (Plukenetia volubilis) adalah tanaman tahunan yang menghasilkan buah berbentuk bintang yang unik. Buah ini memiliki kulit keras dengan 4 hingga 6 biji besar yang dapat dimakan di bagian tengahnya, menciptakan bentuk seperti bintang yang menarik. Sebagai tanaman tahunan, sacha inchi dapat bertahan hingga lebih dari enam tahun, tumbuh terus-menerus dan berbuah sepanjang hidupnya. Tanaman ini berasal dari wilayah Amerika Selatan dan Karibia, dan secara tradisional dikonsumsi oleh kelompok adat di Peru.[1]

Sering disebut juga sebagai kacang sacha, kacang gunung, atau kacang Inca[2], Sacha Inchi lebih dikenal karena bijinya dibandingkan buahnya. Biji ini biasanya dipanggang sebelum dikonsumsi karena biji mentah sacha inchi mengandung senyawa yang dapat menghambat penyerapan nutrisi dalam tubuh.[1]

Biji yang dapat dimakan ini bisa dipanggang dan dikonsumsi sebagai camilan, digiling menjadi bubuk untuk dicampurkan ke dalam makanan, atau dibuat teh dari daun yang telah dikeringkan. Yang paling penting, biji sacha inchi diperas untuk diekstraksi menjadi minyak, yang digunakan dalam masakan, produk perawatan kulit, serta sebagai suplemen makanan — menjadikannya tambahan yang berharga bagi pola makan yang sadar kesehatan.[3]

Nilai Gizi Sacha Inchi

Ekstrak biji Sacha Inchi adalah superfood yang sangat bergizi. Kandungan lemaknya mencapai 35-60%, terutama berupa asam lemak tak jenuh ganda (PUFA). Ini termasuk:

  • 47-51% asam α-linolenat (ALA) – omega-3

  • 34-37% asam linoleat (LA) – omega-6[2]

Minyak ini juga mengandung asam lemak tak jenuh tunggal seperti asam oleat (omega-9) sekitar 9,5%, serta kaya akan protein (25-33%), flavonoid, fenol, mineral penting, dan vitamin E. Termasuk juga bentuk alami vitamin E seperti α-, γ-, dan δ-tokoferol, yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan potensi efek anti-kanker.[2]

Ciri khas Sacha Inchi adalah kandungan PUFA-nya yang sangat tinggi, hingga 93%, yang membedakannya dari minyak nabati lainnya dalam hal manfaat kesehatan. Kandungan PUFA yang kaya — khususnya ALA dan LA — serta antioksidan kuat seperti tokoferol, semakin meningkatkan nilai gizi dan efek terapeutiknya.[2]

Hal ini membedakannya dari tanaman lain seperti zaitun, yang memiliki kadar omega-3 dan omega-6 jauh lebih rendah. Studi menunjukkan bahwa komposisi asam lemak bisa bervariasi tergantung daerah tumbuhnya, tetapi Sacha Inchi secara konsisten memiliki kandungan asam lemak bermanfaat yang lebih tinggi dibandingkan minyak sawit, jagung, kedelai, dan bunga matahari.[2]

Keseimbangan Omega dalam Sacha Inchi

Menjaga rasio seimbang antara omega-6 dan omega-3 sangat penting untuk kesehatan. Idealnya, rasio ini adalah 1:1, sebagaimana secara alami ditemukan dalam Sacha Inchi. Namun, pola makan modern sering menghasilkan rasio 15:1 atau lebih, yang sangat mendukung dominasi omega-6.[4]

Ketidakseimbangan ini berasal dari konsumsi tinggi makanan olahan, minyak nabati seperti minyak jagung dan kedelai, serta daging dan produk susu dari hewan yang diberi pakan biji-bijian — semuanya kaya omega-6. Sementara itu, sumber omega-3 seperti ikan berlemak, biji rami, dan kacang tertentu dikonsumsi jauh lebih sedikit. Hal ini menyebabkan rasio tidak sehat yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

Pola makan dengan rasio omega-6 terhadap omega-3 yang tinggi dapat meningkatkan peradangan dan risiko penyakit kronis[4]. Kabar baiknya, memperbaiki rasio ini dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.[2]

Beberapa manfaat dari rasio yang lebih sehat antara omega-6 dan omega-3:

  • Rasio 4:1 dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular hingga 70%

  • Rasio 2,5:1 dapat memperlambat pertumbuhan kanker kolorektal dan mengurangi risiko kanker lainnya

  • Rasio kurang dari 5:1 membantu mengontrol peradangan pada kondisi seperti rheumatoid arthritis dan asma

Ini menekankan pentingnya menambahkan makanan kaya omega-3 ke dalam pola makan kita. Salah satu cara terbaik adalah dengan mengonsumsi minyak sacha inchi, yang dapat membantu mencapai keseimbangan asam lemak esensial yang sehat, mengurangi peradangan, dan melindungi dari penyakit kronis.

Manfaat Kesehatan Minyak Sacha Inchi

Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, minyak Sacha Inchi juga dapat:

Meningkatkan Profil Lipid

Studi menunjukkan bahwa konsumsi rutin minyak Sacha Inchi, yang kaya akan asam lemak esensial, dapat meningkatkan profil lipid secara signifikan. Minyak ini membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), yang secara keseluruhan berkontribusi terhadap kesehatan jantung yang lebih baik.

Dalam studi yang sama, para peserta mengalami penurunan signifikan tekanan darah sistolik (SBP) sebesar 11,6 mm Hg (penurunan 9%) dan tekanan darah diastolik (DBP) sebesar 9,3 mm Hg (penurunan 12%).[5]

Dalam studi lain yang melibatkan 97 lansia penderita hipertensi, kombinasi suplemen omega-3 dan CoQ10 yang diberikan selama 12 minggu hanya menghasilkan penurunan SBP sebesar 1,6 mm Hg (1%) dan DBP sebesar 2,3 mm Hg (3%).[6]

Hasil ini menegaskan efektivitas yang lebih unggul dari minyak Sacha Inchi dalam menurunkan tekanan darah, menjadikannya tambahan yang berharga dalam menjaga kesehatan jantung.

Meningkatkan Kesehatan Kulit

Kandungan antioksidan dan asam lemak omega-6 yang tinggi dalam minyak Sacha Inchi dapat memperkuat lapisan pelindung kulit dan mengurangi peradangan, sehingga mendukung kompleksi kulit yang sehat dan bercahaya.

Dalam sebuah studi terhadap 32 peserta yang dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok menerima minyak Sacha Inchi dan eritromisin secara oral, sementara kelompok lainnya hanya menerima eritromisin. Pada kelompok yang mengonsumsi kombinasi minyak Sacha Inchi dan eritromisin oral (250 mg), terjadi penurunan keparahan jerawat sebesar 51% dan pengurangan jumlah jerawat sebesar 61% setelah 4 minggu.[7]

Hasil ini menunjukkan potensi minyak Sacha Inchi sebagai pengobatan alami yang efektif untuk meningkatkan kesehatan kulit.

Dalam studi lain yang membandingkan minyak Sacha Inchi dengan minyak bunga matahari, 34 orang dewasa sehat mengonsumsi 10 atau 15 ml minyak Sacha Inchi selama periode 16 minggu.[5]

Hasilnya menunjukkan adanya perbaikan dalam profil lipid peserta, dengan kedua jenis minyak menurunkan kadar kolesterol total setelah hanya 4 minggu. Secara khusus, minyak Sacha Inchi menurunkan kolesterol LDL sebesar 25% dan meningkatkan kolesterol HDL sebesar 10% setelah 16 minggu konsumsi.

Menurunkan Tekanan Darah

Kandungan omega-3 yang tinggi dalam minyak Sacha Inchi membantu menjaga tekanan darah tetap sehat, sehingga mengurangi risiko hipertensi dan komplikasi yang terkai