Sacha Inchi di Ciamis: Panen dan Ekspor Perdana Didukung Universitas Galuh dan Quilla

Panen perdana Sacha Inchi oleh Universitas Galuh di Ciamis, hasil kerja sama dengan BumDes Gandaka dan didukung oleh Quilla (SachainchiIndonesia.id). Program ini mendorong pertanian berkelanjutan, pemberdayaan desa, dan membuka akses ke pasar ekspor, khususnya Malaysia. Kolaborasi ini juga menjadi model pengembangan ekonomi hijau berbasis komoditas lokal yang bernilai tinggi.

Ahmad zahir

7/5/20231 min read

Universitas Galuh (Unigal) merayakan pencapaian penting pada 4 Juli 2023 melalui panen dan ekspor perdana tanaman Sacha Inchi dari kawasan Food Forest milik BumDes Gandaka, Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Unigal, pemerintah desa, dan berbagai pihak strategis termasuk Quilla, platform pengembangan ekosistem Sacha Inchi nasional di bawah naungan SachainchiIndonesia.id.

Rektor Unigal, Prof. Dr. Dadi, M.Si., menjelaskan bahwa program ini bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian masyarakat dan pemberdayaan ekonomi desa berbasis pertanian berkelanjutan. Sacha Inchi, tanaman yang berasal dari Amazon, kini mulai populer di Indonesia karena nilai gizi dan ekonominya yang tinggi—mengandung asam lemak omega‑3, omega‑6, serta protein nabati yang berperan penting dalam kesehatan.

Panen perdana ini menghasilkan buah Sacha Inchi berkualitas ekspor yang langsung dikirim ke Malaysia, membuka peluang bagi petani lokal untuk mengakses pasar internasional. Produk yang diekspor berasal dari Food Forest yang dikelola secara organik dan berwawasan lingkungan, sebagai bagian dari upaya menciptakan pertanian yang tidak hanya produktif tapi juga ramah alam.

Quilla (SachainchiIndonesia.id) hadir sebagai mitra strategis dalam penguatan rantai nilai produk Sacha Inchi. Melalui platform ini, Quilla memberikan dukungan riset, edukasi petani, akses pembiayaan mikro, sertifikasi, serta integrasi dengan pasar nasional dan internasional. Quilla juga berperan dalam menyusun roadmap hilirisasi produk turunan seperti minyak, kapsul suplemen, teh daun, dan pakan organik dari limbah pertanian Sacha Inchi.

Keterlibatan Quilla memperkuat posisi Ciamis sebagai pionir pengembangan Sacha Inchi di Jawa Barat. Selain memperluas peluang ekonomi bagi petani dan pelaku usaha desa, kerja sama ini juga membuka jalan bagi replikasi model Food Forest di daerah lain di Indonesia, termasuk untuk program ketahanan pangan dan ekonomi hijau.

Universitas Galuh dan Quilla menargetkan pengembangan lebih dari 100 hektar lahan Sacha Inchi dalam dua tahun ke depan, dengan melibatkan mahasiswa, dosen, BUMDes, dan koperasi tani. Dalam jangka panjang, mereka mendorong integrasi petani ke dalam ekosistem digital berbasis blockchain untuk transparansi rantai pasok, pelacakan hasil produksi, dan penjaminan mutu ekspor.